GKII Mandiri Jaya Gelar Ibadah Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja

Kampung Mandiri Jaya, Kabupaten Mimika, Papua Tengah menjadi saksi sebuah peristiwa bersejarah ketika Jemaat Gereja Getsemani melangsungkan ibadah peletakan batu pertama pembangunan gereja baru di wilayah tersebut.

Dipimpin oleh Ketua Klasis Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Timika Kota, Pdt. Determius Baenal, ibadah tersebut diwarnai dengan pembacaan ayat Alkitab dari Matius 16:13-18, di mana Yesus menegaskan janji-Nya tentang membangun jemaat-Nya di atas batu karang yang kokoh.

Dalam ayat tersebut, disebutkan bahwa Yesus mengatakan: sebagai berikut:

Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Semua Gereja harus hidup di dalam kasih Tuhan Yesus. Apabila membangun atas nama Tuhan maka Jemaat akan besar bersama Tuhan

Matius 16:13-18

Dalam ibadah yang penuh dengan harapan dan kepercayaan tersebut, Pdt. Determius Baenal menekankan pada makna spiritual dan konkrit dari pembangunan gereja baru.

Menurutnya apabila membangun atas nama Tuhan maka Jemaat akan besar bersama Tuhan. Hal ini tentu menegaskan bahwa dalam setiap langkah pembangunan, kehadiran Tuhan harus menjadi pusatnya.

Pdt. Determius Baenal juga menggarisbawahi bahwa meskipun pembangunan gereja sering kali dihadapi dengan tantangan dan kesulitan, jika didasari oleh iman dan tekad yang kuat, maka segala hambatan akan dapat diatasi dengan kemurahan Tuhan.

Baca Juga:  Bupati Gunung Mas Bantu Perbaikan Gereja Imanuel

Ia menjelaskan bahwa pembangunan gereja ini juga menjadi kehendak Tuhan, sebab Tuhan melihat adanya pertumbuhan dan perkembangan jemaat.

Hal tersebut menggambarkan keyakinan bahwa pembangunan gereja adalah bagian dari rencana ilahi yang lebih besar untuk memperkuat iman dan komunitas rohani.

Tidak hanya menjadi momen pembangunan fisik, ibadah peletakan batu pertama ini juga menjadi kesempatan bagi jemaat untuk merenungkan peran mereka dalam mendukung pembangunan gereja.

Pdt. Determius Baenal mengajak jemaat untuk turut serta dalam menopang anggaran pembangunan, sebagai bentuk konkrit dari kesediaan untuk berpartisipasi dalam rumah bagi Tuhan.

Terakhir, ia menambahkan bahwa pembangunan gereja adalah rumah bagi Tuhan, sehingga sudah sewajarnya jemaat menjadi manusia yang dermawan. Ini menegaskan pentingnya kontribusi dari setiap anggota jemaat dalam mendukung visi pembangunan gereja.

Ibadah peletakan batu pertama tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas antar jemaat.

Dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Rev. Barry N. Jordan, Ketua Klasis GKII Daerah Timika Kota, dan Pdt. Deteminus Beanal, serta seluruh jemaat GKII Getsemani Kampung Mandiri Jaya, ibadah tersebut menjadi bukti nyata dari dukungan dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan gereja yang menjadi tempat ibadah dan persekutuan rohani bagi komunitas setempat.

Pembangunan gereja tidak hanya tentang membangun struktur fisik, tetapi juga memperkuat iman, persaudaraan, dan pelayanan di tengah-tengah komunitas.

Baca Juga:  Umat Kristen Jepara Adakan doa Puasa Jelang Kenaikan Yesus Kristus

Melalui ibadah peletakan batu pertama ini, jemaat Gereja Getsemani Kampung Mandiri Jaya meneguhkan tekad mereka untuk terus berjalan dalam kasih dan kuasa Tuhan, serta untuk menjadi saksi hidup akan keajaiban-Nya dalam setiap langkah pembangunan yang mereka lakukan.

Diharapkan bahwa pembangunan gereja baru ini tidak hanya akan menjadi tempat ibadah bagi jemaat lokal, tetapi juga akan menjadi sumber berkat dan inspirasi bagi seluruh masyarakat Kampung Mandiri Jaya.

Sebagai titik fokus spiritual dan pusat pelayanan, gereja baru ini diharapkan akan menjadi tempat di mana jiwa-jiwa yang haus akan kasih dan kebenaran Tuhan dapat ditemui dan diperkuat.

Dengan penuh harapan dan keyakinan, jemaat Gereja Getsemani Kampung Mandiri Jaya melangkah maju menuju masa depan yang penuh berkat, dan melalui pembangunan gereja baru ini, mereka menyatakan komitmen mereka untuk terus melayani dan memuliakan nama Tuhan dalam segala hal.

Tinggalkan komentar