Freeport Bantu Pembersihan Gereja di Tembagapura Pasca Longsor

PT Freeport Indonesia (PTFI) telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung komunitas lokal dengan memberikan bantuan dalam membersihkan material longsor di sekitar halaman Gereja Banti 2, yang terletak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Bantuan ini datang setelah gereja mengalami bencana alam pada Sabtu, 20 Januari 2024, ketika longsor melanda dan menyebabkan kerusakan serius pada bangunan gereja, termasuk dinding dan atapnya.

Kejadian longsor tersebut telah mengganggu aktivitas ibadah dan memaksa jemaat untuk segera melakukan pembersihan material longsor agar gereja dapat kembali digunakan. Untungnya, PT Freeport Indonesia turut serta dalam upaya membersihkan material longsor tersebut.

Tim dari PT Freeport Indonesia merespons dengan cepat setelah mendapatkan laporan tentang kejadian longsor di Gereja Banti 2. Pekerjaan rehabilitasi dilakukan hingga larut malam karena kejadian longsor terjadi pada sore hari, tepatnya pukul 16.05 WIT.

Nathan Kum, Senior Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, menyatakan bahwa Tim Community Affairs PTFI segera berkoordinasi dengan Divisi Geo Engineering & Environmental PTFI untuk melakukan inspeksi dan menentukan langkah-langkah yang tepat untuk menangani situasi tersebut.

Menurut Nathan, penyebab longsor di area Gereja Banti 2 disebabkan oleh jenuhnya lapisan tanah akibat hujan yang terus-menerus, ditambah dengan aliran air dari lereng yang memperparah situasi tersebut.

Setelah melakukan kajian dan inspeksi di lapangan, tim PTFI merekomendasikan pembuatan tanggul setinggi 2,5 meter dengan jarak 2-3 meter dari kaki lereng, sepanjang 15 meter. Tujuan dari pembuatan tanggul ini adalah untuk mengalihkan aliran air dan mencegah terjadinya longsor di masa depan.

Baca Juga:  Suku Naju'u Hibahkan Lahan 1 Hektar untuk Bangun SMA Kristen di Pelosok

Kepala Klasis Gereja Kingmi di Desa Banti 2, Pdt. Kristian Jangkup, mengungkapkan bahwa setelah bantuan dari tim PTFI, aktivitas di gereja telah kembali normal. Jemaat dapat beribadah dengan tenang, dan ia pun mengucapkan terima kasih atas respon cepat dan bantuan yang diberikan oleh PT Freeport Indonesia dalam membersihkan material longsor yang melanda gereja tersebut.

Tindakan ini tidak hanya mencerminkan komitmen PT Freeport Indonesia dalam mendukung komunitas lokal, tetapi juga menegaskan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan di sekitarnya.

Dengan keterlibatan aktif dalam rehabilitasi pasca-bencana alam, PTFI telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli terhadap operasional bisnis mereka, tetapi juga terhadap kesejahteraan dan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional mereka.

Bantuan yang diberikan oleh PT Freeport Indonesia juga memiliki dampak jangka panjang yang positif bagi komunitas lokal. Selain membantu memulihkan infrastruktur gereja yang rusak akibat bencana alam, tindakan ini juga memperkuat ikatan antara perusahaan dan masyarakat setempat, membangun kepercayaan dan kerjasama yang berkelanjutan di masa depan.

Selain itu, melalui upaya-upaya seperti ini, PT Freeport Indonesia juga meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat lokal dan internasional. Tindakan ini tidak hanya menjadi contoh nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga merupakan investasi dalam membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan komunitas di sekitar wilayah operasional mereka.

Baca Juga:  PGI Mendorong Gereja-Gereja Ikut Gerakan Pelestarian Lingkungan

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Nathan Kum, PT Freeport Indonesia juga memiliki komitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait lainnya dalam upaya menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan komunitas terhadap bencana alam di masa depan.

Melalui bantuan dan keterlibatan aktif mereka dalam rehabilitasi pasca-bencana alam di Gereja Banti 2, PT Freeport Indonesia telah membuktikan bahwa mereka bukan hanya sebuah perusahaan tambang yang besar, tetapi juga mitra yang dapat diandalkan dalam membangun dan menjaga keberlanjutan komunitas lokal di sekitar wilayah operasional mereka.

Dengan komitmen yang kuat terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan, PT Freeport Indonesia terus memimpin sebagai contoh dalam industri untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di mana mereka beroperasi.

Tinggalkan komentar