Anggota MPR Ajak Generasi Muda Kristen Jadikan Perbedaan Sebagai Pemersatu

Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Daerah (MPR/DPD) RI Provinsi Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, mengajak generasi muda Kristen untuk memandang perbedaan sebagai pemersatu antar anak bangsa.

Dalam sebuah diskusi mengenai empat pilar kebangsaan di Gedung GKE Pengarinah, Kota Palangkaraya, Teras menekankan pentingnya melihat keanekaragaman sebagai sumber persatuan bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi generasi muda masa kini.

Indonesia, dengan segala kekayaan budaya dan keberagaman yang dimilikinya, haruslah menganggap perbedaan sebagai sebuah kekuatan bersama dalam meraih keindahan kebersamaan.

Teras menegaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan di antara kita, namun kita tetap satu kesatuan. Sebagai bangsa yang besar, kita harus menyadari bahwa perbedaan bisa menjadi pondasi bersama dalam membangun keharmonisan.

Dalam memberikan pemahaman, Teras memberi contoh bahwa bahkan di dalam sebuah keluarga pun terdapat perbedaan pandangan dan pendapat.

Hal ini semakin jelas terlihat di negara sebesar Indonesia dengan beragam perbedaan yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, pemahaman akan keberagaman, namun tetap bersatu, harus ditanamkan dalam jiwa generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.

Selain itu, Teras juga mendorong generasi muda untuk melihat sisi positif dari sila-sila Pancasila. Bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjadi panduan dalam memperbaharui diri.

Sejalan dengan itu, Teras juga menyerukan agar generasi muda terus mengembangkan diri di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Di era digital seperti sekarang ini, kemahiran dalam menguasai teknologi digital menjadi kunci dalam bersaing, termasuk dalam mencari pekerjaan.

Melihat tantangan masa kini, Teras menekankan pentingnya generasi muda untuk menggali potensi diri dan meningkatkan kemampuan di berbagai bidang.

Hal ini tidak hanya akan meningkatkan daya saing individu, tetapi juga akan membawa manfaat bagi kemajuan bangsa.

Selain itu, Teras juga mengajak generasi muda untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Dengan memperhatikan keberagaman dan menghargai perbedaan, generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

Dalam konteks ini, Teras menekankan pentingnya pendidikan yang berkualitas sebagai pondasi utama dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.

Pendidikan yang memadai akan memberikan bekal yang cukup bagi generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan dan meraih berbagai kesempatan di masa depan.

Sebagai anggota MPR/DPD RI, Teras juga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kebijakan dan program yang bertujuan untuk memajukan pendidikan dan kesejahteraan generasi muda.

Dia meyakini bahwa investasi dalam pendidikan dan pengembangan generasi muda adalah investasi yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi bangsa dan negara.

Selain itu, Teras juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Dengan turut serta dalam kegiatan-kegiatan tersebut, generasi muda dapat memperluas jaringan, meningkatkan keterampilan sosial, dan merasakan kepuasan dalam berkontribusi bagi masyarakat.

Menanggapi ajakan tersebut, sejumlah generasi muda Kristen memberikan tanggapan positif. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjadi agen perubahan yang mempromosikan perdamaian, persatuan, dan keberagaman di tengah-tengah masyarakat.

Ajakan dari Agustin Teras Narang untuk menjadikan perbedaan sebagai pemersatu antar generasi muda Kristen merupakan sebuah panggilan yang penting dan relevan di tengah dinamika masyarakat Indonesia saat ini.

Dengan memandang perbedaan sebagai kekayaan dan memanfaatkannya sebagai sumber kekuatan bersama, generasi muda diharapkan dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

Tinggalkan komentar